Untukmu Para Jomblo Dan Orang Tua Para Jomblo

  • oleh

Untukmu yang masih menunda-nunda menikah karena ragu tentang rizqi pasca pernikahan…

Untukmu yang sulit memberikan izin anaknya yang shalih-shalihah untuk segera menyempurnakan agamanya, karena ragu anaknya makan apa esok hari.

Perhatikan bagaimana Allah memberi janji;

ﻭَﺍَ ﻧْﻜِﺤُﻮﺍ ﺍﻟْﺎَﻳَﺎ ﻣٰﻰ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻭَﺍ ﻟﺼّٰﻠِﺤِﻴْﻦَ ﻣِﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩِﻛُﻢْ ﻭَﺍِ ﻣَﺎٓﺋِﻜُﻢْ ۗ ﺍِﻥْ ﻳَّﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ ﻓُﻘَﺮَﺍٓﺀَ ﻳُﻐْﻨِﻬِﻢُ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻠِﻪٖ ۗ ﻭَﺍ ﻟﻠّٰﻪُ ﻭَﺍﺳِﻊٌ ﻋَﻠِﻴْﻢ
ٌ

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah)/ para shalihin dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”
(QS. An-Nur 24: Ayat 32)

Berkata Al-Baghawiy dalam tafsirnya menukil dari para salaf,

ﺍﺟﺘﻤﺎﻉ ﺍﻟﺮﺯﻗﻴﻦ ، ﺭﺯﻕ ﺍﻟﺰﻭﺝ ﻭﺭﺯﻕ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ

-sponsor-
style="text-align: justify;">“(yang menikah itu) berkumpulnya dua rizqi baginya, yaitu rizqi suami dan rizqi istri.”

Lihatlah bagaimana Allah mengumpulkan dua rizqi melalui pernikahan. Jika masih sendirian, maka cuma satu rizqi sahaja.

ﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ : ﻋﺠﺒﺖ ﻟﻤﻦ ﺍﺑﺘﻐﻰ ﺍﻟﻐﻨﻰ ﺑﻐﻴﺮ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ

Berkata ‘Umar Bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu:
“SAYA HERAN PADA SESEORANG YANG INGIN KAYA TANPA
MELALUI PERNIKAHAN.”
Artinya beliau menyangsikan seseorang bisa kaya tanpa menikah.

Mafhumnya adalah, kalau mau kaya jalannya dengan menikah. Kalau usaha menjemput rizqi mentok sana sini, tabungan tak terkumpul-kumpul, dan sebagainya, bisa jadi karena anda belum menikah.

baca juga :  Keshalehan Orang Tua

Bagaimana jika ternyata tidak kaya harta. Sebagian salaf mengatakan,

ﺍﻟﻐﻨﻰ ﻫﺎﻫﻨﺎ : ﺍﻟﻘﻨﺎﻋﺔ

Ghinaa disini maksudnya: “Al-Qanaa’ah, alias kaya hati”. Itu pun sudah cukup menjadi modal hidup di dunia yang penuh ujian ini…
Maka, janganlah ragu ikhwah…
Allah akan selalu menolong hambaNya yang akan menikah..

Akhukum,
Al-Faqiir ilallah Abu Hazim Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Tasyim

(Visited 198 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *