Sebab-Sebab Bertambahnya Iman

  • oleh

Sebagaimana dimaklumi ‘aqidah Ahlussunnah meyakini bahwasanya Iman itu bertambah dan berkurang.

Kemudian bagaimanakah sebab-sebab keimanan seseorang itu bisa bertambah?

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menyebutkan beberapanya dalam Majmu’ Fatawa-nya,

السبب الأول: معرفة الله -تعالى- بأسمائه وصفاته. فإن الإنسان كلما ازداد معرفة بالله وبأسمائه وصفاته ازداد إيمانا بلا شك. ولهذا تجد أهل العلم الذين يعلمون من أسماء الله وصفاته ما لا يعلمه غيرهم تجدهم أقوى إيمانا من الآخرين من هذا الوجه

“Sebab Pertama: Ma’rifatullah (Pengetahuan tentang Allah Ta’ala dengan nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya) Sesungguhnya manusia setiap kali bertambah pengetahuannya tentang Allah dengan nama dan sifat-Nya, bertambah pula keimanannya tanpa diragukan lagi. Karenanya anda akan dapati bahwa ahlul ‘ilmi yang mengetahui nama-nama dan sifat-sifat Allah yang itu tidak diketahui oleh selain mereka, maka anda akan dapati mereka lebih kuat keimanannya dari pada yang lainnya dari sudut ini.”

-sponsor-
style="text-align: right;">السبب الثاني : النظر في آيات الله الكونية والشرعية. فإن الإنسان كلما نظر في الآيات الكونية التي هي المخلوقات ازداد إيمانا، قال تعالى، (وَفِی ٱلۡأَرۡضِ ءَایَـٰتࣱ لِّلۡمُوقِنِینَ. وَفِیۤ أَنفُسِكُمۡۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ). والآيات الدالة على هذا كثيرة أعني الآيات الدالة على أن الإنسان بتدبره وتأمله في هذا الكون يزداد إيمانه.

“Sebab Kedua: memperhatikan kepada ayat-ayat Kauniyah dan Syar’iyyah. Sesungguhnya manusia setiap kali meneliti atau melihat pada ayat-ayat kauniyah berupa keajaiban yang begitu mengagumkan pada makhluq-makhluq-Nya maka akan bertambahlah keimanannya.”

baca juga :  Minhāj al-Firqah an-Najiyah (Bagian 1)

 Allah berfirman:

“Dan di bumi terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang yakin,”
(QS. Adz-Dzariyat 51: Ayat 20).

Dan ayat menunjukkan ini banyak sekali, yaitu ayat-ayat yang menunjukkan bahwa manusia dengan tadabburnya dan perenungannya tentang alam raya ini akan bertambah imannya.

السبب الثالث : كثرة الطاعات، فإن الإنسان كلما كثرت طاعاته ازداد بذلك إيمانا، سواء كانت هذه الطاعات قولية أم فعلية. فالذكر يزيد الإيمان كمية وكيفية، والصلاة والصوم والحج تزيد الإيمان أيضا كمية وكيفية.

“Sebab Ketiga: Memperbanyak amal-amal ketaatan. Sesungguhnya manusia setiap kali ketaatannya bertambah maka bertambah pula dengannya keimanannya. Sama saja baik ketaatan verbal maupun fisik. Maka dzikir bisa menambah keimanan baik secara kuantitas maupun kualitas. Shalat, shaum, dan Haji juga menambah keimanan baik secara kuantitas maupun kualitas.”

Demikian sebab-sebab yang dipaparkan oleh beliau rahimahullah. Semoga bermanfaat bagi semuanya.

Beusi, Dzulqa’dah 1441 H
Hari-hari bersama santri…

Akhukum,
Al-Faqiir ilallah Abu Hāzim Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I. (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor: Adnan Aliyyudin

Sumber:
Majmu’ Fatawa wa Rasa-il lifadhilatisy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, Jilid 1 hal. 50.

(Visited 153 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *