Mereka Yang Diberi Hikmah Selalu Membuat Hati Merekah

  • by

Seringkali saya dibuat iri. Ya, iri pada mereka yang diberi hikmah oleh Allah untuk senantiasa berjuang dalam menuntut ilmu.

Ya, amalan ini memang bebas. Tanpa perlu izin siapapun. Bahkan izin orang tua sekalipun tidak wajib didapatkan dalam menuntut ilmu. Sebagaimana dikatakan para fuqaha, diantaranya al-Ba’liy,

ولا يعتبر إذن الوالدين في سفر لواجب من حج أو علم.

“Tidak dianggap wajib izin kedua orang tua dalam safar untuk kewajiban berupa haji dan menuntut ilmu.” (Kasyful Mukhaddarât, hal. 345)

Seorang dari jama’ah kami ada yang rajin datang setiap Ahad pagi. Protokol ia jaga seperti biasa. Datang dalam jajaran orang yang tiba lebih awal. Mencatat dalam kajian. Bertanya hal-hal yang masih musykil dan mubham. Duduk paling depan.
Tak akan saya tag namanya, untuk menjaga hatinya.

Ketika saya

-sponsor-
tanya ia dari mana? Jawabnya dari ujung selatan Majalengka. Berarti tiap pekan ia “turun gunung”. Berangkat sangat pagi sekali. Pulangnya lebih siang lagi.
Hikmah memang sesuatu yang mahal. Ia diberikan hanya pada siapa yang Allah kehendaki.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يُؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَآءُ ۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّاۤ اُولُوا الْاَ لْبَا بِ

“Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 269)

Mereka yang diberi hikmah selalu membuat hati merekah…

baca juga :  Dahsyatnya Sedikit Bicara

Akhukum,
Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 36 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *