Menguburkan Jenazah Muslim Dengan Cara Penguburan Kafir ?

  • by

Pertanyaan:

Bismilah.. Ana berdomisili di Kalimantan Barat dan kebetulan tempat Ana mayoritas non Muslim/dayak. Yang menjadi pemikiran (kekhawatiran) Ana, Bagaimana kalau seandainya keluarga Ana ada yang meninggal, terus mereka menguburkannya dengan cara mereka. Bagaimana hukumnya bagi yang sudah meninggal itu? Kami sekeluarga ini mualaf, mohon pencerahannya, terimakasih. (Pertanyaan dari seorang Ikhwah di salah-satu Grup WA).

Jawab:

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

.أما بعد

Seyogianya bapak dan keluarga berupaya mempelajari penyelenggaraan jenazah secara islami. Kemudian jika memungkinkan untuk memberitahu bahwa bapak dan keluarga telah masuk Islam dengan sebaik-baiknya, maka itu afdhal (lebih baik).

Namun jika tetap akan menjadi madharat, hijrah (pindah) tempat sangat dianjurkan agar bisa menetap tinggal bersama kaum muslimin.

Jika belum bisa juga

-sponsor-
karena masih ada kelemahan dan tidak bisa hijrah, maka tetaplah berupaya mengurusi jenazah keluarga bapak dengan cara Islam.

Adapun jika ternyata sudah terlanjur diurus dengan cara orang kafir, maka kelak jika ada orang Islam yang bisa dimintai tolong agar mereka memindahkan kuburan tersebut ke pemakaman kaum muslimin. Sekali lagi jika hal itu memungkinkan.

Adapun untuk jenazah muslim sendiri yang dikuburkan dengan cara mereka (orang-orang Kafir) sebagaimana yang bapak tanyakan diatas. Pada asalnya tidak berpengaruh pada jenazah atau yang meninggal tersebut kecuali yang ditetapkan dalil pengaruhnya.

baca juga :  Mentraktir Pemberi Pinjaman Pasti Riba?

Mereka akan tetap dibangkitkan sesuai keyakinannya.

Jabir bin Abdillah radhiyaallahu anhuma berkata: aku mendengar Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ. مسلم

“Akan dibangkitkan setiap hamba berdasarkan keyakinan ketika ia meninggal.” (Riwayat Muslim)

Hanya saja terdapat dalil-dalil yang menyuruh kita untuk mengurus jenazah secara islam dan memisahkan kuburan seorang muslimin dengan pemakaman orang kafir. Maka ini yang harus terus kita upayakan.

Wallahu Waliyyut Taufiiq

Akhukum,
Mochammad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I. (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor: Adnan Aliyyudin

(Visited 111 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *