Mendidik Anak Bertransaksi

  • by

Jika anak anda masih kecil, bimbinglah dahulu cara berbelanja yang benar. Kenalkan transaksi yang benar dan cara menggunakan alat tukar dengan benar. Jangan langsung dilepas sendirian. Disuruh ke warung tapi belum faham transaksi, ini tidak baik. Berikan edukasi terlebih dahulu.

Sebagian ulama mensyaratkan salah satu keabsahan transaksi itu di usia baligh. Seperti Syafi’iyyah. Bahkan usia tamyiz awal (7-10 tahun) pun belum diizinkan oleh mereka.

Namun sebagian lagi tidak mensyaratkan baligh. Seperti Hanafiyah, Hanabilah, dan lain-lain. Usia tamyiz boleh transaksi dengan syarat bahwa transaksinya bukan skala besar. Hanya sekedar kelas jajanan anak-anak atau setara dengan itu. Dan tentunya dengan izin wali. Serta ini pendapat yang mendekati kebenaran InSyaaAllah.

Maka jika anda punya warung, ada anak kecil usia tamyiz yang berbelanja dalam keadaan ia faham bagaimana berbelanja

-sponsor-
dengan baik, maka transaksinya sah InSyaaAllah. Namun jika ada anak kecil, usia masih balita lalu berbelanja, sebaiknya anda membawanya lagi ke orang tuanya. Biarkan orang tuanya yang belanja.

Bagi para pedagang keliling yang semoga Allah meluaskan rezeki mereka. Bagusnya sambil berdagang sembari mengedukasi anak-anak tamyiz yang belanja padanya, terkait kembalian, adab berbelanja, dan semisalnya. Tetaplah jaga kejujuran dan jangan menipu pelanggan meski hanya seorang anak kecil. Ada tambahan pahala akan hal itu InSyaaAllah.

Ini perkara penting, Ikhwah. Sebab hari-hari kita tak lepas dari transaksi mu’amalah. Agar anak kita terdidik dalam transaksi yang syar’i serta menjaga adab-adabnya.

baca juga :  Kaifiyat Duduk Masbuq Ketika Imam Tasyahud Akhir

Sedih sekali melihat anak-anak bertransaksi tapi tak beradab sama pedagangnya. Atau mendengar cerita anak-anak terkadang dicurangi oleh oknum.

Beri edukasi anak-anak dalam transaksi. Itu salah satu hal yang kami upayakan di rumah. Setelah mereka bisa, kami uji dengan menyuruh mereka berbelanja. Hingga masyhur di Desa bahwa anak kami tukang belanja ke warung. Hehe. Ya setidaknya sekaligus mendidik mereka nurut sama orang tua.

Semoga bermanfaat.

Akhukum,

Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 49 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *