MEMBACANYA SAJA MENENANGKAN, APALAGI…

Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullâh– ketika mensyarah kitab Al-Kâfiyah asy-Syâfiyah li Ibn Al-Qayyim mengatakan,

مهما طلبت من الأطباء أن يزول عنك ما في قلبك، فلن تجد مثل القرآن.

“Sekalipun engkau meminta para dokter agar menghilangkan semua penyakit dan rasa sakit dalam hatimu, tak akan pernah kau dapati yang semisal dengan Al-Quran kedahsyatannya.” [Syarh Al-Kâfiyah Asy-Syâfiyah]

Apa yang dikatakan beliau bukan tanpa dasar. Banyak dalil akan hal tersebut. Sudah tidak terhitung pula pengalaman pribadi seseorang terkait itu.

يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِ ۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.”

(QS. Yunus 10: Ayat 57)

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْـقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu)

-sponsor-
yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”

(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 82)

Dibacanya saja sudah dapat membuat hati tenang dan tentram, apalagi jika difahami, ditadabburi berulang-ulang, tentu akan membuat hati akan semakin lembut. Wallahi, hati terasa lapang, mengharu biru, dan berbahagia dengannya.

Berkata Imam Al-Baghawiy dalam Ma’âlim at-Tanzîl,

دواء لما في الصدور من داء الجهل. وقيل: لما في الصدور أي شفاء لعمى القلوب…

baca juga :  Hikmah Dari Diamnya Guru Dan Bebasnya Murid

“Sebagai obat untuk penyakit yang ada dalam dada berupa kejahilan. Dan dikatakan pula untuk apa yang ada dalam dada berupa kebutaan mata hati…” [Ma’âlim at-Tanzîl, 2/302]

Al-Quran itu, membacanya saja sangat menenangkan, apalagi memahaminya juga…

Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar

[Khâdim al-Qurân wa as-Sunnah di Ma’had Daar El ‘Ilmi, Beusi]

Editor : Tsaqib Ilham Nur

(Visited 23 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *