Macam-Macam Hidayah

  • oleh

Hidayah. Itu yang seringkali kita harapkan terus ada pada kita. Sehingga kita terus memohonnya pada Allah Jalla wa ‘Alâ. Bahkan Rasulullah ﷺ  sendiri sering memohonnya pada Allah dengan kalimat:

اللهم إنى أسألك الهدى والتقى والعفاف والغنى

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pada-Mu hidayah, ketaqwaan, keterjagaan diri, dan kekayaan hati.”

Lalu ada berapa macam hidayah itu?

Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitabnya Badâ-i’ul Fawâid menjelaskan bahwa hidayah itu ada beberapa macam,

1. Hidayah ‘Âmah untuk seluruh makhluq-Nya. Yaitu hidayah untuk bergerak, hidayah untuk bertumbuh, dan sebagainya. Allah berfirman,

قَا لَ رَبُّنَا الَّذِيْۤ اَعْطٰـى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهٗ ثُمَّ هَدٰى

“Dia (Musa) menjawab, Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu, kemudian memberinya petunjuk.” (QS. Ta-Ha 20: Ayat 50)

2. Hidayah Bayan,

-sponsor-
Dalalah, mengenalkan jalan kebaikan dan keburukan, serta jalan keselamatan dan kebinasaan. Hidayah ini tidak melazimkan hidayah yang sempurna, karena ia hanya sebab dan syarat. Allah berfirman tentang kaum Tsamud;

وَاَ مَّا ثَمُوْدُ فَهَدَيْنٰهُمْ فَا سْتَحَبُّوا الْعَمٰى عَلَى الْهُدٰى فَاَ خَذَتْهُمْ صٰعِقَةُ الْعَذَا بِ الْهُوْنِ بِمَا كَا نُوْا يَكْسِبُوْنَ ۚ

“Dan adapun kaum Samud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Fussilat 41: Ayat 17)

Bahwasanya kaum Tsamud itu diberi hidayah, diberi irsyâd (penunjukkan/bimbingan), akan tetapi mereka tidak menempuh jalan tersebut.

baca juga :  Nama-Nama Assabiqunal Awwalun (Golongan Pertama Yang Masuk Islam)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ نَّكَ لَتَهْدِيْۤ اِلٰى صِرَا طٍ مُّسْتَقِيْمٍ ۙ

“…Dan sungguh, engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus,” (QS. Asy-Syura 42: Ayat 52)

Jadi hidayah jenis ini berupa penunjukkan, bimbingan, dan semisalnya melalui para Nabi, para da’i, dan sarana-sarana lainnya.

3. Hidayah Taufiq dan Ilham. Yaitu hidayah yang melazimkan bahwa penerimanya pasti mendapatkan petunjuk. Allah berfirman:

اَفَمَنْ زُيِّنَ لَهٗ سُوْٓءُ عَمَلِهٖ فَرَاٰ هُ حَسَنًا ۗ فَاِ نَّ اللّٰهَ يُضِلُّ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَآءُ ۖ فَلَا تَذْهَبْ نَـفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرٰتٍ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ بِۢمَا يَصْنَـعُوْنَ

“Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”(QS. Fatir 35: Ayat 8)

اِنْ تَحْرِصْ عَلٰى هُدٰٮهُمْ فَاِ نَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ مَنْ يُّضِلُّ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ

“Jika engkau (Muhammad) sangat mengharapkan agar mereka mendapat petunjuk, maka sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan mereka tidak mempunyai penolong.” (QS. An-Nahl 16: Ayat 37)

Hidayah jenis ini langsung diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’alaa.

4. Ghâyah (tujuan) hidayah itu sendiri. Yaitu jenis hidayah masuk ke surga dan masuk ke neraka. Ini diberikan oleh Allah di akhirat. Allah berfirman:

baca juga :  Tak setiap persoalan santri diselesaikan dengan ketegasan

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ يَهْدِيْهِمْ رَبُّهُمْ بِاِ يْمَا نِهِمْ ۚ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْاَ نْهٰرُ فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (QS. Yunus 10: Ayat 9)

Dan beberapa dalil lainnya yang menunjukkan bahwa ahli surga akan dibimbing untuk memasuki surga, dan ahli neraka dibimbing untuk memasuki neraka.

Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk dan membimbing kita hingga memasuki surga-Nya. Aamiin.

Akhukum,

Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 97 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *