Kehidupan Yang Baik

Kehidupan yang baik. Dalam bahasa Arab sering diistilahkan dengan al-Hayâh ath-Thayyibah. Seringkali ia diterjemahkan dengan kehidupan tanpa rasa sulit. Padahal tidaklah demikian adanya. Sebab tidak ada tanpa rasa sulit dalam kehidupan di dunia yang fana ini.

Lalu bagaimana sebenarnya?

Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimin berkata,

الحياة الطيّبة ليست كما يفهمه بعض الناس : السلامة من الآفات مِنْ فقر ومرض وكدر ! لا ، بل الحياة الطيبة أن يكون الإنسان طيّب القلب منشرح الصدر مطمئنًّاً بقضاء الله وقَدَرِه ، إنْ أصابته سرّاء شَكَر فكان خيراً له ، وإن أصابته ضرّاءَ صبَرَ فكان خيراً له ، هذه هي الحياة الطيبة ، وهي راحة القلب ، أمّا كثرة الأموال وصحة الأبدان فقد تكون شقاءً على الإنسان وتَعَباً.

“Kehidupan yang baik bukanlah sebagaimana difahami sebagian manusia: selamat dari berbagai keburukan berupa kefakiran, penyakit, dan kesulitan! Tidak demikian. Bahkan kehidupan yang baik itu ketika manusia itu bagus hatinya, lapang dadanya, tenang terhadap qadha Allah dan qadar-Nya. Kalau ditimpa kesenangan maka ia bersyukur dan itu lebih baik baginya. Kalau ditimpa kesulitan ia bersabar dan itu lebih baik baginya. Inilah kehidupan yang baik itu. Yaitu istirahatnya hati. Adapun banyaknya harta, sehatnya badan, terkadang menyulitkan bahkan membuat lelah manusia.” [Fatâwâ Islâmiyah, 4/64]

Allah

-sponsor-
menggambarkan di dalam Al-Quran tentang siapa yang akan dijadikan baik kehidupannya oleh-Nya,

baca juga :  Dzikir Dan Amal Shalih Kita Naik Ke Atas

مَنْ عَمِلَ صَالِحًـا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَـنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةً ۚ وَلَـنَجْزِيَـنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 97)

Orang beriman dan beramal shalih, baik lelaki ataupun perempuan, bersabar dan bersyukur dalam menjalani episode kehidupan, inilah yang sebenarnya memiliki sebaik-baik kehidupan.

Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar
(Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi Beusi)

Editor : Tsaqib Ilham Nur

(Visited 19 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *