INI RAHMAT ALLAH

  • oleh

Ini Rahmat Allah bagi kaum muslimin bagi yang mau memikirkan…

Kita dihentikan oleh Allah dari pelampiasan syahwat jalan-jalan dan jajan kesana-kemari demi lidah dimanjakan…

Sufyan Ats-Tsauriy rahimahullâh mengatakan,

هذا زمان السكوت، ولزوم البيوت، والرضا بالقوت إلى أن تموت!

“Ini masanya untuk diam, melazimi rumah-rumah, dan ridha dengan makanan pokok yang ada, hingga maut menjemput!”

Allah sedang menyuruh kita memperbaiki hubungan. Ya, hubungan kita denganNya yang sering diremehkan.

Ber’uzlah menjauh dari manusia, dari pergaulan tak perlu yang melenakan…

Lisan kita pun berlomba penuh do’a perlindungan, dzikir, tarahum pada yang mendahului, banyak meminta maaf, banyak memberi nasehat, banyak memotivasi saling menguatkan. Padahal sebelumnya kita banyak mencela keadaan dan orang di hadapan. Biasanya ghibah jadi wirid harian. Sekarang tak demikian. Ini kemajuan.

Shalat kita jauh lebih khusyu’ di keheningan. Di kesendirian kita membangun kerinduan. Kerinduan padaNya yang sering dilupakan. Meratapi diri yang banyak dosa dan kekotoran. Kini telunjuk lebih banyak terarah ke wajah sendiri untuk menyalahkan.

Mushaf

-sponsor-
jadi kawan. Baca Quran jadi kebiasaan. Kitab-kitab mulai dikhatamkan. Anak dan istri mulai diperhatikan. Pola hidup diubah jadi lebih memperhatikan kesehatan. Istighfar pun tak terlupakan.

Dulu banting tulang tak kenal waktu dan tak tertahankan. Kini Allah istirahatkan dari kemelut aktivitas dunia yang melelahkan. Pikiran jadi lebih nyaman. Hati lebih tentram sebab kita jauh lebih menjaga pandangan.

baca juga :  Tak Selalu

Dulu kita acuh dengan kematian, kini menjadi perhatian. Kita jadi sadar berada dalam antrean. Hati pun mulai memunculkan rasa takut dan harap pada Ar-Rahman.

وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَالْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ۙ

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155)

الَّذِيْنَ اِذَاۤ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۙ قَالُوْۤا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـاۤ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ ۗ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 156)

اُولٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗ وَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ

“Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 157)

Sekali lagi ini rahmat Allah bagi kaum muslimin…

Sekalipun hanya sebagian yang merasakan, atau bahkan hanya sedikit yang memperhatikan, semoga tulisan ini jadi inspirasi agar faham apa yang harus kita lakukan…

Di Keheningan samping pesawahan, Ma’had Daar El ‘Ilmi Beusi…

Akhukum,

Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 135 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *