Iblis Tidak Dapat Menggoda Kita Dari Atas Atau Bawah ?

  • oleh

Seseorang bertanya tentang ma’na ayat ini:

ثم لآتينهم من بين أيديهم ومن خلفهم وعن أيمانهم وعن شمائلهم (سورة : الأعراف آية رقم : 17)

“Kemudian aku (iblis) akan mendatangi (menggoda) mereka (Anak Adam) dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.” (Al-A’raf : 17)

Kenapa iblis hanya akan menggoda manusia dari 4 “arah” ini, bagaimana dengan atas dan bawah?

Maka kita jawab:

Dalam beberapa tafsir dijelaskan bahwa Iblis tidak mampu atau tidak bisa menggoda manusia dari ‘arah’ atas dan bawah, karena Atas tempat turunnya Rahmat Allah, sedangkan Bawah adalah tempat Sujud hambanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala berikut kutipannya:

وقال الإمام النسفي 2/6 : ولم يقل من فوقهم ومن تحتهم لمكان الرحمة والسجدة .

an Nasafi nenafsirkan: Dan tidak dikatakan “Dari atas dan dari bawah mereka”, karena (atas) tempatnya Rahmat, dan (bawah) tempatnya Sujud

-sponsor-
style="text-align: right;">وأخرج أبو الشيخ عن عكرمة قال : يأتيك يا ابن آدم من كل جهة غير أنه لا يستطيع أن يحول بينك وبين رحمة الله ، إنما تأتيك الرحمة من فوقك . [ الدر المنثور – السيوطي ] (3/427)

Dikeluarkan dari Abu Asy-Syekh dari Ikrimah berkata; “Iblis akan menggoda kamu wahai anak adam dari segala penjuru, akan tetapi iblis tidak akan bisa mendekat antara kamu dan Rahmat Allah, dan sungguh Rahmat Allah itu datang dari atasmu”. [ad Darul Mantsur – as Syuyuthi: 3/427]

baca juga :  Hukum Orang Yang Mengklaim Tahu Ilmu Ghoib

Ibnu katsir menuliskan sebuah riwayat dalam tafsirnya:

وقال الحكم بن أبان ، عن عكرمة ، عن ابن عباس في قوله : ( ثم لآتينهم من بين أيديهم ومن خلفهم وعن أيمانهم وعن شمائلهم ) ولم يقل : من فوقهم; لأن الرحمة تنزل من فوقهم .

Dan berkata al Hakam bin Aban, dari Ikrimah, dari Ibnu abbas dalam menafsirkan firman Allah: “Kemudian aku (syetan) akan menggoda mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka” tidak dikatakan: “Dari atas mereka ” itu karena sesungguhnya Rahmat turun dari atas mereka.(Tafsir Ibnu katsir: 3/396)

8289 – حدثنا أبي ، ثنا أبو غسان ، ثنا إبراهيم بن الزبرقان ، عن مجاهد ، عن الشعبي ، قوله : « ( لآتينهم من بين أيديهم ومن خلفهم وعن أيمانهم وعن شمائلهم (سورة : الأعراف آية رقم : 17) ) ، قال : الله عز وجل أنزل عليهم الرحمة من فوقهم » الكتاب : تفسير ابن أبي حاتم : (28/318)

Dan dikeluarkan dari Ibnu abi Hatim dari as Sya’bi, ia berkata: Iblis berkata: “Aku (iblis) akan mendatangi (menggoda) mereka dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka”. Allah berfirman: “Aku menurunkan Rahmat atas manusia dari atas mereka” [Tafsir Ibnu hatim : 28/318)

Kemudian disebutkan juga sebuah Riwayat dalam kitab Tafsir ar Rozi:

فيروى أن الشيطان لما قال هذا الكلام رقت قلوب الملائكة على البشر، فقالوا: يا إلهنا كيف يتخلص الإنسان من الشيطان مع كونه مستوليا عليه من هذه الجهات الأربع، فأوحى الله تعالى إليهم أنه بقي للإنسان جهتان: الفوق والتحت، فإذا رفع يديه إلى فوق في الدعاء على سبيل الخضوع، أو وضع جبهته على الأرض على سبيل الخشوع غفرت له ذنب سبعين سنة. والله أعلم. –

baca juga :  Pentingnya Perkara Aqidah

Maka telah diriwayatkan bahwa ketika Iblis mengatakan ucapannya tersebut, maka hati para malaikat menjadi kasihan kepada manusia, lalu mereka berkata: “Wahai Tuhan kami, bagaimana mungkin manusia bisa melepaskan diri dari gangguan syaitan?” Maka Allah berfirman kepada mereka bahwa bagi manusia masih tersisa dua jalan: ATAS DAN BAWAH, jika manusia mengangkat kedua tangannnya dalam do’a dengan penuh kerendahatian atau bersujud dengan dahinya di atas tanah dengan penuh kekhusyu’an, Aku akan mengampuni dosa-dosa mereka”  Wallahu a’lam (Tafsir Ar-Razi: 7/58)


Faidah:

Hamba yang senantiasa beribadah dan bersujud kepada-Nya serta mendapat Rahmat Allah Subhanahu wa ta’ala, akan selalu terjaga dari godaan Syetan. InSyaaAllah

Wabillaahit Taufiq wal Hidaayah.

Akhukum,
Al-Faqiir ilallah Abu Ibraahim

Editor: Adnan Aliyyudin

(Visited 52 times, 1 visits today)
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *