Hukum Menerima Makanan Dari Acara Bid’ah

  • oleh

Penanya:

Ustadz ‘afwan pertanyaan ini mungkin sudah sering ditanyakan, tapi sekalian untuk memuroja’ah ilmu dan agar semakin memantapkan keyakinan ana, berhubung banyak kiriman berekat dari berbagai acara bid’ah baik itu maulid dan lain-lainnya yang sedang semarak, maka bagaimana hukumnya jika kita menerima makanan dari acara tersebut? lebih baik dtolak apa diterima terus jika terpaksa menerima karena takut timbul madharat apakah boleh dimakan atau dibuang saja? Syukran atas penjelasan ustadz.

Jawab:

Bismillaahi washshalaatu wassalaamu ‘alaa Rasulillaah. Amma ba’du.

Na’am dari seringnya pertanyaan ini diangkat dan telah kita maklumi bahwa memakan makanan dari acara kebid’ahan sama saja dengan mendukung acaranya. Padahal Allah berfirman:

ولا تعاونوا على الإثم والعدوان

“…Dan janganlah kalian saling membantu dalam dosa dan permusuhan”. (QS. Al Maa’idah: 2)

Hukum asal makanannya secara dzatnya halal, kecuali jika ia sembelihan untuk selain Allah. Namun sebagaimana telah dijelaskan diawal aktivitas memakannya ini adalah bentuk dukungan. Maka sebaiknya sikap kita sebagai berikut:

-sponsor-
style="text-align: justify;">1. Jika bisa menasehati, maka nasehati agar mereka meninggalkan kebid’ahannya.

2. Tolak baik-baik jika madharatnya kecil.

3. Jika tidak, maka terima saja. Kemudian nanti berikan pada orang lain atau bisa untuk ayam dan semisalnya.

Dimaklumi bahwa sisi mashlahat dan madharat dalam dakwah tetap dipertimbangkan, sebagaimana pesan para ulama. Sebab kebanyakan adalah awam yang tertipu. Maka kebertahapan dalam dakwah harus dilakukan, agar tidak menjadikan tanfîr alias membuat manusia lari dari dakwah itu sendiri.

baca juga :  Ngobrol Fiqih Jihad Yuk!

Tempatkan kebanyakan mereka itu sebagai awam dan tidak tahu menahu kecuali setelah kita jelaskan pada mereka dakwah yang lurus.

Pada saat yang sama seseorang tidak boleh menggadaikan prinsip-prinsip sunnah hanya karena agar manusia senang.

Disinilah ilmu dan pengalaman berperan.

Wallahu Waliyyut Taufiiq

Akhukum,

Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 59 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *