Hamba Yang Rabbani

  • by

Allah Jalla wa ‘Alá berfirman,

مَا كَا نَ لِبَشَرٍ اَنْ يُّؤْتِيَهُ اللّٰهُ الْكِتٰبَ وَا لْحُكْمَ وَا لنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُوْلَ لِلنَّا سِ كُوْنُوْا عِبَا دًا لِّيْ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰـكِنْ كُوْنُوْا رَبَّا نِيّٖنَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُوْنَ الْكِتٰبَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُوْنَ ۙ

“Tidak mungkin bagi seseorang yang telah diberi kitab oleh Allah, serta hikmah dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia, Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah, tetapi (dia berkata), Jadilah kamu Rabbaniyyin, karena kamu mengajarkan Kitab dan karena kamu mempelajarinya!”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 79)

Jika kita perhatikan firman Allah Tabâraka wa Ta’âlâ ini, maka kita akan mengambil banyak faedah. Diantaranya:

1. Hakikat dakwah adalah menyeru ke jalan Allah, bukan ke jalan diri sendiri.

Seorang da’i ilallâh adalah mereka yang menyeru pada Allah

-sponsor-
dan Rasul-Nya, bukan ke jalan dirinya, jalan kelompoknya, jalan komunitasnya, atau semacamnya.

2. Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam diperintahkan oleh Allah Tabâraka wa Ta’âlâ untuk menyuruh manusia menjadi Rabbâniyyîn.

Diantara karakteristik dakwah para Nabi dan Rasul adalah mengajak manusia untuk ke jalan Allah. Menunjuki mereka ke jalan kebenaran di atas bashîrah (ilmu dan kefahaman yang mendalam). Begitu pula para pengikut mereka selanjutnya, mereka di atas manhaj yang sama. Sebagaimana firman Allah Jalla fi ‘Ulâh,

قُلْ هٰذِهٖ سَبِيْلِيْۤ اَدْعُوْۤا اِلَى اللّٰهِ ۗ عَلٰى بَصِيْرَةٍ اَنَاۡ وَمَنِ اتَّبَعَنِيْ ۗ وَسُبْحٰنَ اللّٰهِ وَمَاۤ اَنَاۡ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

baca juga :  Kenyang

“Katakanlah (Muhammad), Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah di atas bashirah, Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik.”

(QS. Yusuf 12: Ayat 108)

Kemudian bagaimana sifat Rabbâniy sebagaimana yang dititahkan?

Berkata Imam Abu ‘Ubaidah rahimahullah,

هذه الكلمة “الرباني” تدل على الإنسان الذي علم، وعمل بما علم، واشتغل بتعليم خلق الخير

“Kata [rabbaniy] ini mengacu pada manusia yang mengilmui, mengamalkan apa-apa yang ia ilmui, dan bersibuk diri mengajarkan jalan-jalan kebaikan.” (Tafsir al-Kabîr, 8/112)

Sehingga seseorang tidak disifati rabbâniy jika tidak terkumpul padanya 3 sifat:

يتعلم الخير، ويعمل بما تعلم، ويعلم غيره ما تعلمه

“Belajar ilmu, mengamalkan ilmunya, dan mengajarkan pada yang lainnya apa yang telah ia ilmui.” (Fadhlu ad-Da’wah ilallâhi Ta’âlâ, hal. 18)

Apa yang perlu ia ilmui, amalkan, dan ajarkan? Jawabannya adalah al-Haq (kebenaran). Maka tidak setiap orang yang berilmu, mengamalkan ilmu, dan mengajarkan ilmu itu pasti rabbâniy, melainkan harus berada di atas al-Haq.

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullâh berkata,

إن السلف مجمعون إلى أن العالم لا يستحق أن يسمى ربانيا حتى يعرف الحق، ويعمل به، ويعلمه. فمن علم وعمل وعلم فذاك يدعى عظيما في ملكوت السماوات

“Sesungguhnya para salaf bersepakat bahwasanya seorang ‘Alim itu tidak berhak menyandang gelar rabbâniy sampai ia mengetahui AL-HAQ, beramal dengannya, dan mengajarkannya. Maka sesiapa yang mengilmui, mengamalkan, dan mengajarkannya, maka ia diseru di malakûtis samâwât (alam malakut).” (Zâd al-Ma’âd, 3/10)

Jelaslah bagi kita, bahwasanya kita diperintah oleh Allah melalui lisan Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam menjadi Rabbâniyyîn, yaitu yang belajar ilmu syar’iy yang haq dengan penuh kesungguhan, membaguskan pemahaman, sabar di atas jalan ilmu dan tidak banyak alasan untuk berhenti di jalan ilmu, hingga berada di atas bashîrah. Kemudian kita mengamalkan ilmu yang didapat, serta sibuk dalam aktivitas dakwah, berjuang di jalannya, sabar menempuhnya, memunculkan tadhhiyyah (pengorbanan) yang besar, dan semangat juang yang tinggi padanya.

baca juga :  Macam-Macam Hidayah

Adakah kita ini telah menjadi rabbâniy ataukah hanya sebatas pengakuan saja sebab seringnya kalah oleh alasan-alasan? Ataukah kebersamaan kita dengan para rabbâniyyîn hanyalah tampilan klise saja?

Mari muhasabah…

Wallahu Waliyyut Taufiiq

Akhukum,

Mochamad Teguh Azhar, Lc., S.Kom.I. (Mudir Ma’had Daar El ‘Ilmi)

Editor : Dudi Rusdita

(Visited 67 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *