Dzikir Dan Amal Shalih Kita Naik Ke Atas

Allah Subhânahû Wa Ta’âlâ berfirman,

اِلَيْهِ يَصْعَدُ الْـكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهٗ ۗ

“…Kepada-Nyalah akan NAIK perkataan-perkataan yang baik, dan amal kebajikan Dia akan mengangkatnya…”

(QS. Fatir 35: Ayat 10)

Berkata Imam Al-Baghawiy,

(إليه) أي : إلى الله ( يصعد الكلم الطيب ) وهو قوله لا إله إلا الله ، وقيل : هو قول الرجل : سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر .

“(Ilayhi): kepada Allah. (yash’adul kalimut thayyibu) yaitu perkataan Lâ Ilâha illallâh. Dan dikatakan: itu perkataan seseorang ‘Subhânallâhi walhamdu lillâhi wa lâ ilâha illallâh wallâhu akbar’.” [Tafsir al-Baghawiy]

Berkata Imam Al-Qurthubiy,

وَالصُّعُود هُوَ الْحَرَكَة إِلَى فَوْق, وَهُوَ الْعُرُوج أَيْضًا.

“Shu’ûd disini maksudnya pergerakan naik ke atas. Semakna dengan ‘Urûj juga yaitu naik.” [Tafsîr Al-Qurthûbiy]

Berkata Imam Ath-Thabariy,

وقوله ( إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ ) يقول تعالى ذكره: إلى الله يصعد ذكر العبد إياه وثناؤه عليه

“Dan Firman Allah (kepada-Nya NAIK

-sponsor-
kalimat thayyib) maksudnya disini kepada Allah lah dzikir serta pujian hamba NAIK.” [Tafsîr Ath-Thabariy]

Adakah NAIK itu dimaknai turun ke bawah? Atau ia dimaknai NAIK KEMANA-MANA? Tentu kita akan faham bahwa NAIK itu ke atas. Ini menunjukkan bahwa Allah DI ATAS seluruh makhluq-Nya.

وقيل : ” الكلم الطيب ” : ذكر الله

“Dan Dikatakan: ‘Alkalimut Thayyibu’ maknanya DZIKRULLÂH.” [Tafsir Al-Baghawiy]

( والعمل الصالح يرفعه ) أي : يرفع العمل الصالح الكلم الطيب ، فالهاء في قوله يرفعه راجعة إلى الكلم الطيب ، وهو قول ابن عباس ، وسعيد بن جبير ، والحسن ، وعكرمة ، وأكثر المفسرين.

baca juga :  Bersegera Meraihnya

“(Dan Amal shalih Dia akan mengangkatnya) maksudnya amal shalih akan mengangkat Alkalimut Thayyib. “Ha” pada perkataan yarfa’uh itu kembali ada Alkalimut Thayyib. Inilah pendapat Ibnu ‘Abbas, Sa’id bin Jubair, Al-Hasan, ‘Ikrimah, dan kebanyakan Mufassirîn.” [Tafsîr Al-Baghawiy]

Dzikir yang kita ucapkan, pujian yang kita sanjungkan pada-Nya, amal shalih yang kita kerjakan, maka akan NAIK semua pada-Nya. Apakah amal shalih yang akan mengangkatnya ke atas, ataukah memang keduanya naik bersamaan, Wallahu A’lam. Yang pasti NAIK itu ke atas dan DIA ada DI ATAS seluruh makhluq-Nya.

Wallâhu Waliyyut Taufîq.

Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar (Mudir Ma’had Daar El -Ilmi & Founder Silsilah Tadabbur Quran)

Editor : Tsaqib Ilham Nur

 

 

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *